B. MORFOLOGI DAN ILMU KEBAHASAAN LAIN
NAMA : Muhammad
Zukhruf Fikri Al Ayubi
NIM :
166106
Kelas : PBSI
2016 B
MORFOLOGI
DAN ILMU KEBAHASAAN LAIN
PengertianMorfologi
Morfologi menurut Wikipedia adalah cabang linguistik yang
mengidentifikasi satuan-satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal.
Morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata serta pengaruh
perubahan-perubahan bentuk kata terhadap golongan dan arti kata. Atau dengan
kata lain dapat dikatakan bahwa morfologi mempelajari seluk-beluk bentuk kata
serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatik maupun
fungsi semantik.
Kata Morfologi berasal dari kata morphologie.
Kata morphologie berasal dari bahasa Yunani morphe yang digabungkan dengan
logos. Morphe berarti bentuk dan logos berarti ilmu. Bunyi yang terdapat
diantara morphed dan logos
ialah bunyi yang biasa muncul diantara dua kata yang digabungkan. Jadi,
berdasarkan makna unsur-unsur pembentukannya itu, kata morfologi berarti ilmu
tentang bentuk.
Untuk memperjelas pengertian di
atas, perhatikanlah contoh-contoh berikut dari segi struktur atau unsur-unsur
yang membentuknya,
a. makan – makanan – dimakan –
termakan – makan-makan – dimakankan – rumah makan
b. main – mainan – bermain-
main-main – bermain-main- permainan- memainkan
Contoh-contoh yang terpampang di
atas, semuanya disebut kata. Namun demikian, struktur kata-kata tersebut
berbeda-beda. Kata makan terdiri atas satu bentuk bermakna. Kata makanan,
dimakan, dan termakan masing-masing terdiri atas dua bentuk bermakna yaitu –an,
di-, ter- dengan makan. Kata makan-makan terdiri atas dua bentuk bermakna makan
dan makan. Rumah makan pun terdiri atas dua bentuk bermakan rumah dan makan.
Kata main, sama dengan kata makan terdiri atas satu bentuk bermakna, sedangkan
kata mainan, bermain, main-mainan, permainan, memainkan masing-masing terdiri
atas dua buah bentuk bermakna yakni –an, ber-, main, per-an, me-kan dengan
main. Kata bermain-main terdiri atas tiga bentuk bermakna ber-, main, dan main.
Perbandingan
Morfologi dengan Etimologi
Dalam penyelidikan makna, morfologi
berdekatan dengan leksikologi, sedangka dalam penyelidikan bentuk, morfologi
berdekatan dengan etimologi, yakni ilmu yang menyelidiki seluk-beluk asal-usul
kata secara khusus (Ramlan 1978 dalam Prawirasumantri, 1985 : 109). Walau
morfologi dan etimologi mempelajari masalah yang sama yakni perubahan bentuk,
namun ada perbedaannya. Morfologi mempelajari perubahan kata yang disebabkan
atau yang terjadi akibat sistem bahasa secara umum. Sebagai contoh, dari kata
pakai terbentuk kata-kata tersebut dibicarakan dalam leksikologi, sedangkan
dalam morfologi dibicarakan makna atau arti yang timbul akibat melekatnya
imbuhan atau afiks meN-kan. baru pakaian, memakai, dipakai, terpakai,
berpakaian. Perubahan-perubahan itu disebabkan oleh sistem bahasa yaitu sistem
afiksasi atau pembubuhan afiks. Gejala itulah yang dipelajari oleh morfologi.
Namun perhatikanlah contoh-contoh berikut: kenan di samping berkenan; ia di
samping dia, yang, dan –nya dan tuan di samping tuhan. Perubahan-perubahan
tersebut bukan bersifat umum atau bukan akibat sistem bahasa Indonesia.
Perubahan tersebut hanya terjadi untuk kata-kata tersebut, tidak berlaku untuk
kata-kata lain. Perubahan-perubahan itu bukan dipelajari oleh morfologi atau
ilmu asal-usul kata.
Perbandingan
Morfologi dengan filologi
Morfologi membicarakan proses pembentukan kata dari
sebuah dasar melalui salah satu proses morfologi sehingga terjadi kata.
Sedangkan filologi membicarakan kata yang terdapat dalam naskah dalam kaitannya
dengan sejarah dan budaya.
Perbandingan
Morfologi dengan leksikografi
Sebenarnya leksikografi adalah kelanjutan kerja dari
leksikologi dalam arti kalau hasil kerja
leksikologi dituliskan, maka proses kerja penulisan itu adalah disebut
leksikografi dan hasilnya adalah sebuah kamus. Jelas dalam proses menyusun
kamus bidang morfologi ini memegang peranan penting. Sebagian besar proses
penyusunan kamus “mengurusi” masalah bentuk dan pembentukan kata yang sebagian
lagi adalah berkenaan dengan kerja penyusunan definisi atau penjelasan mengenai
makna kata.
Daftar Pustaka
:
Komentar
Posting Komentar